Nge-Vlog Baqiberbagi “gundul-gundul pacul”



Hallo ini merupakan update tulisan saya tentang vlogger yang dibahas pada hari ini di grup WA #PojokWB. Dalam tulisan kali ini saya mereupload video karya saya yang sedang nge-vlog dengan tema Gundul Gundul Pacul. Mungkin masih banyak kekurangan disana sini, karena saya pun bukan seorang blogger sejati maupun seorang vlogger sejati. Ini hanyalah video iseng dan mohon maaf jika dalam video ini terdapat sesuatu hal yang menyakitkan mata temen2 maupun moral yang kurang sopan serta suara yang kurang powernya.

video ini saya buat menggunakan software Cyberlink PowerDirector 10 dipadukan dengan VideoScribe milik sparkol. Selamat menikmati, mohon kritik dan sarannya yah..🙂

lagu gundul gundul pacul di ciptakan oleh sunan kalijaga sekitar tahun 1400an. kurang lebih begini syairnya:

gundul gundul pacul cul gembelengan, nyunggi nyunggi wakul kul gembelengan, wakul glempang segane dadi sak latar

makna filosofi lagu tsb adalah :

Gundul adalah kepala plonthos (Gundul tanpa rambut.) Kepala adalah lambang kehormatan & kemuliaan seseorang. Rambut adalah mahkota lambang keindahan kepala. Maka gundul artinya kehormatan yang tanpa mahkota.

pacul, pacul adalah cangkul yaitu alat petani yang terbuat dari lempeng besi segi empat. Pacul adalah lambang kawula rendah yang kebanyakan adalah petani.

Gundul pacul artinya bahwa seorang pemimpin sesungguhnya bukan orang yang diberi mahkota tetapi dia adalah pembawa amanah rakyat.

Orang Jawa mengatakan pacul adalah papat kang ucul (empat yang lepas). Artinya bahwa kemuliaan seseorang akan sangat tergantung empat hal, yaitu :

1. MATA: digunakan untuk melihat kesulitan rakyat.

2. TELINGA digunakan untuk mendengar nasehat dan kesusahan rakyatnya.

3. HIDUNG: digunakan untuk mencium kebaikan.

4. MULUT: digunakan untuk berkata- kata yang adil.

Jika empat hal itu lepas, maka lepaslah kehormatannya.

GEMBELENGAN gembelengan artinya besar kepala / sombong.seorang pemimpin hendaknya jangan sombong dengan kepemimpinanya.

Nyunggi wakul, gembelengan

Nyunggi wakul artinya membawa bakul (tempat nasi) di kepalanya. ibarat seorang pemimpin yang lupa bahwa dia mengemban amanah dikepalanya.

Wakul adalah simbol kesejahteraan rakyat. Kekayaan serta, sumberdaya,adalah isinya. Artinya bahwa kepala yang dia anggap kehormatannya berada sebenarnya masih di bawah bakul milik rakyat. karena kedudukannya tetap berada di bawah bakul rakyat.

Siapa yang lebih tinggi kedudukannya,pembawa bakul atau pemilik bakul? Tentu saja pemilik bakul. Pembawa bakul hanyalah pembantu si pemiliknya. banyak pemimpin yang masih gembelengan (melenggak lenggokkan kepala dengan sombong dan bermain-main).

Akibatnya,Wakul ngglimpang segane dadi sak latar. Bakul terguling dan nasinya tumpah berserakan ke mana-mana .

Jika pemimpin gembelengan, maka sumber daya akan tumpah ke mana- mana. Semua tak terdistribusi dengan baik. Nasi yang tumpah di tanah tak akan bisa dimakan lagi karena kotor. Maka gagallah tugasnya mengemban amanah rakyat…

Jadi Pemimpin Negeri ini coba telusuri dan simak filsafat dan arti tembang anak anak Jawa ini agar negeri kita bisa menjadi negeri yang selalu dinilai sebagai Tebaran Mutiara di Katulistiwa tongkat kayu berubah jadi tanaman serta Lautan adalah Kolam Susu yang semuanya digunakan untuk Kesejahteraan rakyatnya.

Salam Baqiberbagi🙂

2 responses to this post.

  1. JIKA ANDA BUTUH ANGKA RITUAL 2D 3D 4D DI JAMIN 100% JEBOL 5X PUTARAN BERTURUT TURUT BILA BERMINAT HUB KI NUGROHO DI NMR (_082-319-208-865) JIKA INGIN MENGUBAH NASIB THA,SK ROO,MX SOBAT.

    Balas

  2. Wew, video lagi kang,..
    telaten temen huli gawe video,..

    Balas

Silahkan Komentar Positifnya dibawah ini yaaa....

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: